Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Haul ke-5 Habib Saggaf Aljufri, Gubernur Ajak Generasi Penerus Lanjutkan Perjuangan dan Teladani Ilmu

badge-check


					Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Menghadiri Haul ke-5 Alhabib Saggaf bin Muhammad Aljufri. (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Menghadiri Haul ke-5 Alhabib Saggaf bin Muhammad Aljufri. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Sigi, Ribuan jamaah memadati Kompleks Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Sabtu (8/8/2026), untuk menghadiri Haul ke-5 Alhabib Saggaf bin Muhammad Aljufri. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang jasa, perjuangan, serta keteladanan ulama kharismatik yang telah memberikan kontribusi besar bagi pendidikan dan kehidupan umat di Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., dalam sambutannya mengajak seluruh pencinta, murid, dan keluarga besar Alkhairaat untuk terus melanjutkan perjuangan Habib Saggaf dengan meneladani nilai-nilai yang telah diwariskannya.

Menurut Gubernur, salah satu warisan terbesar Habib Saggaf adalah keteladanan dalam menempatkan ilmu sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan.

Baca Juga:
Gubernur Anwar Hafid Ajak Kampus Hasilkan Riset Berdampak untuk Percepat Pembangunan Sulawesi Tengah

“Habib Saggaf telah memberikan contoh yang sangat tinggi, yaitu betapa ilmu menjadi panglima bagi kehidupan kita. Mari kita jadikan ilmu sebagai panglima untuk melakukan perubahan besar dalam kehidupan, termasuk membawa daerah yang kita cintai ini ke arah yang lebih baik,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga mengenang pertemuan pertamanya dengan Habib Saggaf ketika dirinya bersilaturahmi sebelum mencalonkan diri sebagai Bupati Morowali.

Ia mengaku saat itu datang dengan maksud meminta doa, namun belum sempat menyampaikan maksud tersebut. Ketika hendak berpamitan, Habib Saggaf justru menepuk pundaknya dan menyampaikan sebuah pesan yang hingga kini masih membekas dalam ingatannya.

“Setelah pilkada kita urus Alkhairaat,” kata Habib Saggaf saat itu.

Menurut Anwar, pesan tersebut menggambarkan besarnya perhatian Habib Saggaf terhadap keberlangsungan dan kemajuan Alkhairaat. Ia menilai Habib Saggaf bukan hanya seorang ulama besar, tetapi juga sosok yang memiliki pemikiran moderat serta perhatian luas terhadap ilmu pengetahuan, pendidikan, pemerintahan, dan pembangunan daerah.

“Habib Saggaf telah meninggalkan kita, tetapi beliau masih terus ada dalam kehidupan kita melalui ilmu, nasihat, dan perjuangan yang beliau wariskan,” katanya.

Gubernur menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Habib Saggaf harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi penerus. Menurutnya, Alkhairaat memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia dan memperkuat kehidupan keagamaan serta pendidikan di Indonesia.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kebersamaan dalam membangun Alkhairaat agar semakin maju dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa dan negara.

Baca Juga:
Universitas Alkhairaat Melaksanakan Wisuda ke 34

“Mari kita bergandengan tangan menjadikan Alkhairaat sebagai salah satu lembaga pendidikan terbesar di Indonesia. Mudah-mudahan dengan dukungan pemerintah, dunia usaha dan seluruh masyarakat, Alkhairaat menjadi kekuatan besar bagi Republik Indonesia,” pungkasnya.

Haul ke-5 Alhabib Saggaf bin Muhammad Aljufri berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB Alkhairaat Dr. H.S. Mohsen Aliydrus, M.M., Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, para habaib dan ulama, Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Peringatan haul tidak hanya menjadi momentum mengenang sosok dan jasa Habib Saggaf, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar Alkhairaat untuk meneruskan perjuangan melalui ilmu, pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi